Pertama Kalinya, 5 Muslim Amerika Jadi Parlemen

Pertama Kalinya, 5 Muslim Amerika Jadi Parlemen

Angin segar sedang dihirup oleh muslim amerika pasca kemenangan Joe Biden pada Pemilu As beberapa hari lalu.

Di tahun ini, Muslim Amerika membuat sejarah dalam pemilihan. Hal tersebut tampak dari jumlah orang yang memperebutkan kursi parlemen sekaligus pemenang jumlah kursi untuk pertama kalinya.

Jumlah keduanya mencetak rekor terbanyak sepanjang sejarah Amerika.

Laporan dari Huff Post menyebutkan, lima kandidat dari Partai Demokrat telah membuat sejarah menjadi anggota parlemen Muslim di lima negara bagian AS, yaitu Wisconsin, Florida, dan Delaware. Lima orang tersebut, di antaranya, Mauree Turner, yang terpilih di House of Representatives, Oklahoma.

Kemudian ada Iman Jodeh yang terpilih menjadi anggota parlemen Muslim pertama dalam sejarah Colorado. Madinah Wilson-Anton menjadi anggota Kongres AS sekaligus Muslim pertama yang menjadi bagian dari legislatif Negeri Paman Sam.

Selanjutnya, Samba Baldeh menjadi Muslim sekaligus pria kulit hitam pertama yang mewakili House of Representatives, Wisconsin. Christopher Benjamin, anggota House of Representatives Florida, dan orang pertama yang dipilih untuk jabatan negara bagian di Sunshine State.

“Menjadi Muslim pertama yang terpilih di majelis negara bagian sungguh menyenangkan. Tapi juga kesempatan yang saya syukuri, ” ujar Baldeh kepada HuffPost, dilansir About Islam, Ahad (8/11).

Cetak Sejarah dalam Pemilu

Pertama Kalinya, 5 Muslim Amerika Jadi Parlemen

Menurut laporan Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR), sejumlah besar pemilih Muslim pergi ke tempat pemungutan suara pada Selasa (3/11). Sebanyak 70 persen dari mereka memilih kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden yang saat ini menjadi pemenang dalam pemilihan.

“Mereka adalah bagian dari generasi baru pemimpin Muslim Amerika yang mengubah keterlibatan sipil komunitas kami melalui pengorganisasian relasional yang efektif,” jelas Mohammed Missouri, direktur eksekutif Pusat Advokasi Politik Teknologi Pendidikan Keadilan  Jetpac).

Selain lima Muslim yang disebutkan di atas, anggota kongres Muslim Rashida Tlaib dari Michigan dan Ilhan Omar dari Minnesota juga mempertahankan kursi untuk Kongres dalam pemilu AS tahun ini. Mereka bersiap untuk kembali bertugas selama empat tahun ke depan.

Jumlah parlemen dari muslim amerika yang terpilih diharapkan mampu membawa perubahan terutama masalah toleransi antar beragama.