Pandangan Islam Dan Seruan Menuntut Ilmu

Pandangan Islam Dan Seruan Menuntut Ilmu –  Tidak ada sesuatu yang di ciptakan di dunia ini kecuali hal tersebut ada ilmu nya. Ilmu sangatlah luas sekali hingga tak ada manusia yang mampu menyerap nya hingga akhir hayat.

Pandangan Islam Dan Seruan Menuntut Ilmu Di dalam kehidupan sehari –hari, hampir semua orang percaya bahwa ilmu dapat di dapat melalui pendidikan di sekolah. Hal itu memang tidak salah. Namun sebenarnya, ilmu jauh lebih luas daripada itu.

Ilmu sendiri terdiri dari berbagai macam. Ilmu yang di ajarkan di sekolah mungkin adalah ilmu pengetahuan yang sudah tersusun dalam sebuah kurikulum dan di ajarkan oleh seorang guru.

Orang orang meyakini bahwa ilmu adalah jendela dunia yang bisa membuat seseorang menjadi pintar, cerdas dan sejahtera.

Oleh sebab itu, para orangtua berbondong-bondong mencari lembaga pendidikan yang dapat memberikan ilmu terbaik bagi anak anak mereka supaya tumbuh menjadi insan yang cendekiawan.

Namun satu hal yang perlu di ketahui oleh kita semua, menuntut ilmu bukan lah hal yang mudah. Apalagi jika ilmu yang ingin di pelajari benar benar di resapi dan di praktekkan dalam kehidupan sehari –hari tanpa hanya mengejar sebuah prestasi dalam bentuk angka.

Menuntut ilmu memang tidak pernah mudah. Katakanlah ilmu yang di dapat di sekolah, meski hampir semua orang pergi ke sekolah, namun tidak semua nya benar-benar serius dan memperhatikan serta memberikan hasil yang baik sesuai parameter yang ingin di capai oleh pihak sekolah.

Hal tersbeut menunjukkan bahwasanya memang tidak semua orang bisa mendapatkan ilmu yang di dalam agama islam di ibaratkan sebagai cahaya.

Banyak sekali hal yang bisa menjadi penghambat masuknya ilmu / cahaya bagi seseorang.

Namun meski begitu, islam merupakan agama yang sangat keras menyerukan seruan menuntut ilmu kepada para pemeluknya.

Bahkan ilmu bisa di jadikan salah satu alasan untuk mengangkat derajat seseorang sebagaimana dalam kehidupan social sehari hari yang kita temui. Orang yang berilmu cenderung lebih di hormati oleh orang orang di sekitarnya karena merasa segan dan sungkan.

Urgensi Menuntut Ilmu Di Dalam Islam

Pandangan Islam Dan Seruan Menuntut Ilmu

Pandangan Islam Dan Seruan Menuntut Ilmu– Di dalam Al-Qur’an di jelaskan bagaimana orang yang berilmu dan beriman akan di tinggikan derajatnya daripada orang orang yang tidak mau beriman dan berilmu

 “Allah akan mengangkat derajat orang orang yang beriman dan orang orang yang berilmu di antara kamu sekalian (Q.S Al-Mujadilah :11)

Berdasarkan petikan ayat Q.S Al-Mujadilah, di beritahkan bahwa orang yang berilmu derajatnya lebih tinggi diantara orang lain yang tidak berilmu.

Oleh karena itu, nabi juga memerintahkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu walau harus ke negeri China.

Menurut salah seorang Khalifah dan merupakan salah seorang sahabat nabi dan sekaligus menantu beliau, Ali Bin Abi Thalib, ilmu di bedakan menjadi dua, yakni ilmu yang di serap dan yang di dengar.

“Ilmu itu ada dua maacam: apa yang di serap dan yang di dengar. Dan yang di dengar tidak akan memberi manfaat jika tidak di serap” Ali Bin Abi Thalib.

Pendapat tersebut dapat di kaitkan langsung dalam kehidupan saat ini. Banyak orang pergi ke sekolah atau majlesi taklim hanya sekedar datang dan mendengarkan tanpa menyerap dan memahami nya. Akibatknya ketika pulang semua ilmu tersebut sudah hilang dan terlupakan.

Meski menuntut ilmu bukan lah hal yang mudah, namun masih banyak orang yang bersemangat untuk mendapatkannya. Sesekali ada bebarapa motivasi dari para ulama yang dapat di jadikan penyemangat saat sedang payah dalam menuntut ilmu.

“Barangsiapa belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu walau sesaat, maka dia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya”-Imam Syafi-

Sedangkan definisi ilmu bagi salah seorang khalifah dan sahabat nabi yang sangat di cintai oleh beliau berkata,

“Ilmu adalah kehidupan bagi pikiran” -Abu Bakar-