Surga Di Bawah Telapak Kaki Ibu,Kenapa Bukan Ayah?

Sebuah hadist menceritakan mengenai kisah mua’wiyah bin jahimah yang pada saat itu ingin ikut berperang dengan Rosullullah  SAW sedangkan dirinya memiliki seorang ibu di rumah yang tidak ada seorangpun dapat mengurusnya. Lalu rosulullah bersabda “Menetaplah bersama ibumu, karena sesungguhnya surga di bawah dua kakinnya.  H.R Imam Ahmad dan Imam Nasa’i.

Padahal kita semua tahu besarnya pahala yang di dapat oleh orang yang mau berangkat perang atau berjihad. Jika mati di tengah perang karena membela agama Allah maka orang tersebut di jamin akan mati syahid.

Pada akhirnya hadist mengenai surga di bawah telapak kaki ibu pun seringkali dijadikan senjata oleh para ibu di dunia untuk  membuat anak mereka menurut. Padahal, harusnya tanpa disuruh pun anak wajib untuk patuh kepada orangtua apalagi ibu.

Lalu jika bicara tentang orangtua, kenapa ibu harus di utamakan di dalam islam?apakah ada alasan yang rasional sehingga ibu bisa di katakana special?

Surga Di Bawah Telapak Kaki Ibu,Kenapa Bukan Ayah?

Simak pembahasannya di bawah ini

Alasan Kenapa Ibu Spesial

  1. Melahirkan bertaruh nyawa

WHO mengungkapkan bahwa pada akhir tahun 2015 sebanyak 303.000 perempuan di seluruh dunia meninggal dunia menjelang proses persalinan. Didalam ajaran agama islam sendiri, apabila seorang ibu meninggal kettika melahirkan anaknya, maka matinya termasuk kedalam mati syahid.

Proses melahirkan memang tidak mudah baik melahirkan secara normal maupun operasi. Bahkan rasa sakit yang dirasakan seorang ibu ketika melahirkan lebih sakit di banding mengalami 20 patah tulang. Apakah ayah bisa membayangkan rasa sakitnya?

  • ASI

Perjuangan seorang ibu tidak berhenti setelah anaknya lahir saja, justru itu merupakan babak baru di mulainya perjalanan panjang seorang ibu merawat dan mendidik buah hati. Untuk memenuhi gizi dan nutrisi bayi yang belum bisa mengkonsumsi makanan apapun, ibu harus siap sedia jika sewaktu-waktu anak merasa haus dan segera menyusuinya.

ASI sangatlah bermanfaat dan tak bisa semudah itu tergantikan dengan susu formula. Manfaat ASI antara lain mampu memberikan perlawanan terhadap infeksi,memiliki nutrisi yang mudah di cerna oleh bayi yang baru lahir, mengandung vitamin dan mineral yang melimpah dan tentu saja semua itu gratis tanpa harus membeli di toko.

  • Ibu Bekerja Tak Kenal Waktu

Jika dalam kehidupan rumah tangga tugas ayah di kenal sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah untuk anak istri. Normalnya seorang ayah bekerja dari pagi hingga sore hari setelah itu istirahat. Namun bagi seorang ibu, pekerjaannya tak kenal waktu. Bahkan bisa saja seorang ibu bekerja sepanjang waktu untuk melayani suami, mengurus anak dan juga rumah tangga.

Mulai dari pekerjaan menyiapkan sarapan sebelum ayah bekerja, mencuci baju, membereskan rumah, an mengurus anak yang tentunya sangat melelahkan.

  • Tugas Tak Tergantikan

Apabila seorang ayah tidak dapat bekerja, ibu bisa menggantikan posisi ayah untuk bekerja mencari nafkah. Pada umumnya tugas seorang ayah di dalam kehidupan rumah tangga bisa dilakukan oleh ibu.

Namun kebalikannya, seorang ayah belum tentu mampu menggantikan peran seorang ibu sepenuhnya. Sebab hanya perempuan lah yang bisa melahirkan dan juga menyusui anak. Bahkan cara mendidik dan memberi kasih sayang kepada anak pun kadang tidak bisa di tiru oleh ayah