Tiga Tantangan Besar Umat Islam Di Indonesia Menurut Wakil Presiden

Indonesia telah dikenal oleh dunia sebagai negara yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Agama islam memang menjadi agama utama bagi warga negara di Indonesia. Meski demikian, ada pula agama lain yang juga telah di sahkan dan di akui oleh negara. Hal itu tentu membawa tantangan tersendiri bagi umat islam di Indonesia

Mengingat keberagaman di Indonesia tentu menarik untuk dibahas. Sebab agama merupakan salah satu topic yang sensitive dan sewaktu waktu dapat memicu konflik dan menganggu perdamaian di dalam negeri. Bahkan perkara karpet masjid pun bisa jadi ramai

Apalagi jumlah pemeluk agama islam yang terbilang sangat banyak, tentu membuka celah bagi rasa dominan dan fanatic yang berlebihan.

Memang menjaga keharmonisan dalam kehidupan beragama dan berbangsa memiliki tantangan tersendiri bagi warga negara terutama pemerintah.

Wakil presiden K.H Ma’RUF Amin pun turut membahas mengenai tantangan besar umat islam yang di bagi menjadi tiga hal besar.

Menurut beliau, tantangan tersebut dimulai dari meningkatkan kualitas SDM, menghilangkan kemiskinan dan ketimpangan dan imunisasi umat akibat penyebaran paham radikalisme dengan menggunakan symbol-simbol agama, misalkan bendera, karpet masjid, dan lain lain

“terutama tingkatkan sumber daya manusia, hilangkan kemiskinan dan ketimpangan serta imunisasi umat dari radikalisme yang di gunakan simbola gama. Saya berharap Silaknas ICMI kali ini dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut” ujar Ma’ruf saat membuka silaknas dan Milan k-29 ICMI di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat

Tiga Tantangan Besar Umat Islam Di Indonesia Menurut Wakil Presiden

Peran ICMI untuk Islam Dan Indonesia

ICMI sendiri di sebut Ma’ruf sebagai salah satu organisasi cendikiawan muslim yan berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa. Ma’ruf pun  tak lupa memuji kiprah ICMI dalam berbagai bidang.

“Saya mengenal ICMI sebagai organisasi cendekiawan muslim yang peduli terhadap lingkungan, memiliki kemampuan berpikir, dan menerapkan ilmu pengetahjuan dan teknologi dalam memecahkan berbagai masalah social kemasyarakatan termasuk memberikan jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput” ungkap ma’ruf

Ma’ruf sendiri menjelaskan bahwa prioritas utama dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini adalah untuk menwujudkan menuju Indonesia Maju. Hal tersebut dapat di capai dengan berbagai cara yakni pembangunan SDM unggul, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi serta transformasi birokrasi.

“menurut saya hal ini sangat sejalan dengan tema Silaknas yaitu Penguatan Nasionalisme dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” kata wakil presiden.

Dirinya juga sedikit menyinggung mengenai potensi ekonomi umat. Menurutnya, kekuatan umat bisa menghilangkan kemiskinan. “Saya berpandangan bahwa kemiskinan dan ketimpangan itu harus dihilangkan melalui kekuatan umat sendiri. Untuk itu sangat penting untuk terus emndorong pelibatan seluruh umat dalam kegiatan ekonomi” ujar beliau saat berpesan kepada